Kegiatan

Terkait Layanan Pendidikan Siswa Penghayat, Dinas Pendidikan Siap Laksanakan Permendikbud RI No 27

Aliansi Sumut Bersatu bekerjasama dengan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Program Peduli Satunama, dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 27 Tahun 2016 tentang “Layanan Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Antares Medan, Kamis (27/6/2019) dan dihadiri puluhan peserta yang berasal dari perwakilan Dinas Pendidikan kabupaten dan kota di Sumatera Utara, penghayat kepercayaan dan jejaring lainnya yang berkaitan dengan penghayat kepercayaan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut yang diwakili Sakti mengatakan, Dinas Pendidikan sebagai salah satu pelaksana Permendikbud ini akan ikut berperan aktif dalam melaksanakan Permendikbud dimaksud. Hal ini mengingat negara sudah menyetujui perihal layanan pendidikan bagi siswa penghayat ini.

“Dinas pendidikan di kabupaten dan kota akan berperan aktif dalam pelaksanaannya,” kata Sakti, kamis (27/6/2019).

Selain Sakti, turut hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi ini adalah Direktur Aliansi Sumut Bersatu (ASB), Veryanto Sitohang dan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregat.

Ada juga testimoni dari Rosmaida Samosir, KUPT Patumbak dan Rosdiana Naipospos selaku Kepala Sekolah SDN 104212 Kecamatan Patumbak. Keduanya merupakan perwakilan institusi pendidikan yang sekolahnya diisi sejumlah siswa penghayat.

Veryanto mengatakan, implementasi Permendikbud RI 27 Tahun 2016 tentang “Layanan Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan” dinilai belum maksimal.

Termasuk di daerah kabupaten dan kota yang memiliki warga penganut agama leluhur, pendidikan bagi peserta didik yang sesuai dengan agama dan aliran kepercayaan belum terlaksana sebagaimana petunjuk dari Permendikbud tersebut.

“Oleh karena itu, perlu terobosan baru dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk memberikan masukan terhadap Dinas Pendidikan di kabupaten dan kota untuk implementasi Permendikbud tersebut.

Lewat sosialisasi ini, diharapkan ada regulasi serta pelayanan publik Permendikbud No.27 Tahun 2016 serta adanya layanan publik bidang pendidikan berbasis inklusi sosial bagi seluruh SKPD Dinas Pendidikan di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki anak-anak didik penghayat agama leluhur di tingkat kabupaten dan kota,” kata Veryanto.

Facebook Comments
Aliansi Sumut Bersatu

Aliansi Sumut Bersatu (ASB) adalah organisasi masyarakat sipil atau LSM yang sejak tahun 2006 melakukan upaya-upaya penguatan untuk mendorong penghormatan dan pengakuan terhadap keberagaman melalui pendidikan kritis, dialog, advokasi dan penelitian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *