Berita

Kisah Umat Kristen di Aceh Singkil, Berjuang untuk Keadilan

Dokumentasi ASB tahun 2014

Kasus intoleransi di Aceh Singkil hingga saat ini masih terjadi. Mulai dari kasus penolakan atau pelarangan pembangunan rumah ibadah, pelarangan beribadah dan lain-lain. Seluruh kasus tersebut terjadi sejak puluhan tahun yang lalu. Berbagai upaya dilakukan oleh umat Kristen di Aceh Singkil, Organisasi Masyarakat Sipil, jaringan organisasi baik di nasional maupun internasional dan juga lembaga Negara.

Hal yang sama dilakukan oleh Aliansi Sumut Bersatu sebagai Organisasi Masyarakat Sipil yang konsern pada isu keberagaman di Sumatera Utara dan Aceh. ASB melakukan upaya-upaya bersama jemaat Kristen di Aceh Singkil. Upaya yang dilakukan ASB yakni:

Tahun 2014, advokasi ke Rumah Transisi Jokowi bersama kelompok korban intoleransi di Sumatera Utara dan Aceh. Aliansi Sumut Bersatu merekomendasikan beberapa hal yakni memohon kepada Bapak Presidan dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kala agar setelah dilantik dapat membantu pendirian dan pembangunan rumah ibadah yang selama ini dipersulit dan dihambat, membuka penyegelan dan penutupan gereja dan melindungi jemaat yang menjadi korban penyerangan. ASB juga meminta pemerintahan Bapak Presiden Jokowi mencabut perda-perda yang dipengaruhi oleh nilai-nilai agama tertentu, bertindak seakan-akan menjaga moral tetapi justru mendiskriminasikan kelompok-kelompok marginal seperti perempuan, trans gender dan lain-lain.

Tahun 2015, ASB berdiskusi dengan Ibu Sinta Nuriyah Wahid di kantor The Wahid Institute bersama Bapak Pdt Elson Lingga dan Bapak Pdt Erde Berutu yang merupakan pendeta di salah satu gereja di Aceh Singkil.

Tahun 2016, setelah terjadi penyerangan dan pembakaran gereja pada Oktober 2015, ASB bersama perwakilan GKPPD Aceh Singkil melakukan advokasi ke jaringan nasional yaitu ke kantor Komnas HAM RI dan Komnas Perempuan.

ASB juga melakukan advokasi ke Amnesty International, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Human Right Watch (Pengawas hak asasi manusia).

Namun hingga saat ini, umat Kristen di Aceh Singkil masih berupaya untuk mendapatkan izin mendirikan rumah ibadah dan melakukan ibadah dengan nyaman dan aman. Tentunya hal ini bisa dicapai ketika pemerintah khususnya di Aceh Singkil dan Aceh memberikan perlindungan dan memastikan kehadiran negara dalam pemenuhan hak dasar sesuai konstitusi bagi masyarakat di Aceh Singkil.

Kita harus mengingat bahwa Aceh Singkil adalah bagian dari Indonesia. Indonesia yang beragam, Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika dan Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

 

Facebook Comments
Komentar Dinonaktifkan pada Kisah Umat Kristen di Aceh Singkil, Berjuang untuk Keadilan
Aliansi Sumut Bersatu

Aliansi Sumut Bersatu (ASB) adalah organisasi masyarakat sipil atau LSM yang sejak tahun 2006 melakukan upaya-upaya penguatan untuk mendorong penghormatan dan pengakuan terhadap keberagaman melalui pendidikan kritis, dialog, advokasi dan penelitian