Berita

Pernyataan Sikap Perempuan Peduli Korban Kekerasan Seksual

Menyikapi Kasus Kekerasan Seksual yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum

Terhadap istri Pelaku Narkoba di Kabupaten Deli Serdang

Pada tanggal 4 Mei 2021, aparat kepolisian Polsek Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, melakukan penangkapan terhadap pelaku kasus narkoba dan satu diantaranya adalah istri pelaku narkoba tersebut. Aksi penangkapan kemudian berbuntut terjadinya dugaan pencabulan terhadap istri pelaku narkoba di sebuah hotel yang dilakukan oleh anggota kepolisian berinisial RHL.

MU (inisial korban) yang masih berusia 19 tahun dan dalam kondisi hamil, mengikuti permintaan RHLkarena diduga diiming – imingi akan membebaskan suaminya yang telah ditangkap. Menurut informasi yang disampaikan oleh Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol. Donal Simanjuntak, RHL, penyidik dari Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara, kemudian dibebastugaskan setelah dilaporkan terkait kasus dugaan pencabulan.

Kerentanan perempuan menjadi korban kekerasan seksual menunjukkan bahwa diperlukan kebijakan yang berpihak terhadap korban sehingga hak korban atas perlindungan, keadilan dan pemulihan dapat diwujudkan. 

Meski sudah ada sanksi yang diberikan namun peristiwa ini sangat disayangkan bisa terjadi. Mengingat institusi kepolisian seharusnya berperan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian, sesuai peran dan fungsinya dalam Undang – undang No. 2 tahun 2002 Pasal 2 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia harusnya menjadi penegak hukum yang memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kami menilai Tindakan yang dilakukan RHL dengan beberapa anggota kepolisian Polsek Kutalimbaru, adalah TINDAKAN KEJI yang tidak berprikemanusian. Sangat jelas telah melanggar tugas dan fungsi Kepolisian. Kami Perempuan Peduli Korban Kekerasan Seksual, Jaringan Gerakan Perempuan di Sumatera Utara menyatakan sikap:

  1. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara memberikan tindakan tegas kepada RHL sebagai pelaku tindakan pencabulan dengan memberikan sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat  sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  2. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menindak dengan tegas dan memberikan saksi yang pantas bagi semua oknum anggota kepolisian Polsek Kutalimbaru, Kab. Deli Serdang yang terlibat dalam tindakan pencabulan.
  3. Meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara memberikan perlindungan dan memastikan terpenuhinya hak – hak korban dalam proses penyelidikan kasus pencabulan yang dialaminya.
  4. Mengimbau Dinas Pemberdayaan Perempuan Prov. Sumatera Utara, dan Kabupaten Deli Serdang untuk memberikan pendampingan dan pemulihan untuk korban.
  5. Medesak DPR segera mengesahkan RUU tentang kekerasan seksual yang berpihak terhadap korban

Demikian pernyataan sikap ini kami serukan, dengan harapan semua pihak dapat memperhatikan dan melaksanakannya sebagai bentuk komitmen atas keberpihakan kita terhadap perempuan korban kekerasan seksual.

 

Medan, 2 November 2021

Salam Hormat

Atas Nama Perempuan Peduli Korban Kekerasan Seksual :

Kontak person : Ferry Wira Padang (Ira) – Aliansi Sumut Bersatu (ASB)  0813 9692 8252 dan Lia Anggia Nasution – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) 0812 6592 187

Lembaga dan individu pendukung pernyataan sikap Perempuan Peduli Korban Kekerasan Seksual:

  1. Lusty Ro Manna Malau – Perempuan Hari Ini (PHI)
  2. Lely Zailani – HAPSARI
  3. Riani ­– HAPSARI
  4. Amek Adlian – Cangkang Queer
  5. Nova Gurusinga – YAPIDI.
  6. Shenty ­–  SGC  (Solidaritas Generasi Cerdas)
  7. Rosramadhana – Akademisi Unimed
  8. Atikah Rahmi – Posbakum Aisyiyah Sumut
  9. Wanda –Yapemmas
  10. Alfi – Yapemmas
  11. Nuraisah – kpema
  12. Eka Prahadian – PEKA Medan
  13. Perdiansyah – Inti Muda Sumatera Utara
  14. Camelia Nasution – Yayasan PKPA
  15. Eko Purnomo – Sekda Jip
  16. Maswan tambak – LBH MEDAN
  17. Razali SOS – Children’s Village Medan
  18. Yasra SH, – BSNN
  19. Ranggini – RLR
  20. Mitra Lubis – UPTD P2TP2A Dinas PPPA
  21. Prayogo Utomo – IDN Time
  22. Rani Nasution – PKBI SUMUT
  23. Nayla Azmi – Nuraga Bhumi Institute
  24. Ebenezer Manullang ­– Yayasan Rehabilitasi Narkoba Mutiara Abadi Binjai
  25. Sugi Hartaty – Aksi Baik Binjai.
  26. Rere al anshor – PETRASU
  27. Mhd Ridwan – Cleopatra
  28. Lenni Susanti – Kpema
  29. Siska Barimbing – Praktis Hukum
  30. Yefri
  31. Istuti Leili Lubis
  32. Laila Juari – RPuK
  33. Tini Rahayu – Cahaya Perempuan WCC
  34. Roslina Rasyid – (LBH APIK Aceh)
  35. Rahmi Meri Yenti – Nurani Perempuan WCC
  36. Aljimah – APM Jambi
  37. Irwan – YEP
  38. Sely Fitriani – LAdA DAMAR Lampung
  39. Sanggar Suara Perempuan – TTS-NTT
  40. WCC Jombang
  41. YEP
  42. LBH APIK Jakarta
  43. Veny Siregar – Koordinator SEKNAS Forum Pengada Layanan
  44. Yayasan Lambu Ina Sulawesi Tenggara
  45. LBH APIK Medan
  46. Elyanju Sihombing – Departemen Diakonia HKBP
  47. Anita Chintia Inggri Gultom – Mahasiswa
  48. Carolina Simanjuntak – Rumah Aman Peduli Puan
  49. Eva Indriani – Mahasiswi UIN SU
  50. Heri Syahputra – Rumah Aman Peduli Puan
  51. Zubaidah – (LSM.P2H2P) Prov. Kep. Bangka Belitung

 

 

 

Facebook Comments
Komentar Dinonaktifkan pada Pernyataan Sikap Perempuan Peduli Korban Kekerasan Seksual
Aliansi Sumut Bersatu

Aliansi Sumut Bersatu (ASB) adalah organisasi masyarakat sipil atau LSM yang sejak tahun 2006 melakukan upaya-upaya penguatan untuk mendorong penghormatan dan pengakuan terhadap keberagaman melalui pendidikan kritis, dialog, advokasi dan penelitian